Ultah

Hai pagi cintaku…

Hai Hari sayangku…

Tak terasa 20 tahun berjalan

Tak disangka ratusan hari yang terlewati

Utarakan sedih dan senang…

Tangis beku terdiam…

Derai tawa bahagia….

Atas gejolak hati yang ada…

Hai malam dewiku..

Hai siang  cahyaku….

20 lilin terpasang indah…

akankah kedewasaan datang???

Akankah hari yang akan datang berarti????

Ya rabbbbb….

Jika sisa umur yang kau berikan..

membuat ku jauh dari cahyaMU…

Tolong, ambil sisa hidupku…

Jika sisa umur yang kau berikan…

membuat kecintaanku padaMu bertambah..

Tolong…beri aku hidupMu ya rabbbb…

20 lilin kebahagiaan…

Teramat banyak keingian dan harapan teratas nama CINTA..

Ya rabbbb….

Hati ini ikhlas atas semua jalan yang kaupilih…

Hati ini rela menerima semua dengan lapang dada

Terima kasih atas semua tulus cintaMu…

Terima kasih atas semua kasih sayangMu….

—20 lilin tanda kedewasaan…semoga menjadi terwujud…semoga–

April 10′07

3 Responses to “Ultah”

  1. Andi Says:

    hidup memang untuk mencari bahagia. sayangnya kebahagiaan tidak mungkin tercapai. bahagia itu berbeda dengan senang, suka, baik, enak dan semacamnya. bahagia itu sempurna, karena itu tak mungkin tergapai..ia hanya bisa didekati..satu-satunya alat untuk mendekatinya hanyalah CINTA

  2. paphalidan Says:

    <.20 lilin terpasang indah…
    akankah kedewasaan datang???
    subhanalooh,seiring dengan berjalan nya waktu yang di lalui dari detik menjadi jam dari jam menjadi hari begitu setarusnya,itu merupakan qudrot irodat nya dan mungkin pula kedewasaan kamu akan lebih tambah di mata orang tua,percayalah semua itu tlah di tuliskan dan di gariskan olehnya,kita harus mempercayai rukun iman yang ke 6

    Teramat banyak keingian dan harapan teratas nama CINTA..
    Ya rabbbb….
    kita hidup dengan cinta{ahaba}
    cinta pd dirisendiri,ortu{hablum minannas}kerena itu merupakan perintah nya yang tlah di gariskan melalui pedoman yang tersurat dan tersirat.
    <.Hati ini ikhlas atas semua jalan yang kaupilih…
    Hati ini rela menerima semua dengan lapang dada
    dengan demikian kamu tlah menerima apa yang tlah di berikan olehnya dengan cara bersyukur! sementara janji alooh di dalam alqur,an {lain’sakartum la’ajidanakum walain kapartum inaka adabill lasadid} barang siapa bersyukur terhadap nikmatku pasti aku tambah!dan sebaliknya,barang siapa mengingkari nikmatku maka aku akan menambah dengan siksa yang berat.

  3. Andi Says:

    Hiduplah tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
    Hidup adalah untuk mengolah hidup
    Kita menyandang tugas
    karena tugas adalah tugas
    Bukannya demi surga atau neraka
    Tetapi demi kehormatan seorang manusia
    Karena sesungguhnyalah kita bukan debu
    Kita adalah kepribadian
    Dan harga kita adalah kehormatan
    Kita tersenyum bukanlah karena bersandiwara
    Bukan karena senyuman adalah satu kedok
    Tetapi senyuman adalah satu sikap
    Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama, nasib dan kehidupan

    Always smile
    Always smart
    And always shine..

Leave a Reply